Jenis Virus Komputer Penyebab Kerugian Terbesar

Jenis Virus Komputer Penyebab Kerugian Terbesar

Jenis Virus Komputer Penyebab Kerugian Terbesar – Virus memang menjadi kendala dan masalah yang sudah seringkali membuat para penggunanya geram dan kesal.

Komputer merupakan sesuatu yang sangat penting di dunia serba canggih saat ini. Dipadukan dengan adanya internet, kamu bisa memakai komputer sebebasnya, seperti untuk bermain, belajar, mencari informasi tentang sesuatu, dan lainnya. Banyak ancaman yang ada di luasnya lautan internet siap menyerang kamu. Untuk melindungi kamu dari ancaman ini, disediakan sistem pengaman agar perangkatmu tidak terserang.

Namun, banyak pihak yang mencari celah untuk mendapatkan keuntungan dari teknologi ini. Mereka mencari celah pada sistem keamanan untuk merusak perangkat. Serangan ini sangat mudah menyebar iaap-satellite dari satu perangkat ke perangkat lain sehingga disebut sebagai virus. Virus-virus ini menyebabkan kerugian di mana-mana.

1. Code Red – Rp34,5 miliar

Virus ini ditemukan pertama kali pada 2001. Code Red merupakan virus jenis worm yang dapat mengeksekusi programnya sendiri tanpa ada campur tangan pengguna. Virus ini menyerang kurang lebih 975 ribu pengguna. Code Red menampilkan tulisan “Hacked by Chinese!” di laman yang terinfeksi dan berjalan di setiap perangkat yang terserang.

Kerugian yang disebabkan oleh virus ini ditafsir mencapai US$2.4 miliar atau sekitar Rp34,5 miliar. Serangan virus ini bahkan bisa melakukan distributed denial of service (DDoS) ke laman Gedung Putih Amerika Serikat. Bahkan, Gedung Putih harus mengganti alamat IP untuk bertahan dari Code Red.

2. Zeus – Rp43,2 miliar

Virus ini merupakan perangkat untuk mencuri data secara daring pada 2007. Menurut laporan dari perusahaan teknologi Unisys di Inggris, Zeus bertanggung jawab atas 44 persen serangan malware pada bank di Britania Raya. Lalu, Zeus juga menyerang 88 persen dari 500 perusahaan terkaya di dunia, menyerang 2.500 organisasi dan 76 ribu komputer.

Kerugian yang disebabkan oleh virus ini mencapai US$100 juta. Namun, kerusakan atas produktivitas perusahaan dan data-data yang hilang dan dicuri menambah parah kerugian yang ditanggung. Perkiraan semua kerugian yang terjadi adalah sekitar US$3 miliar.

3. WannaCry – Rp57,6 miliar

Dunia dihebohkan dengan serangan ransomware pada 2017 lalu. Ransomware merupakan virus yang mengambil alih data yang ada dalam komputer dan menahannya. Virus bernama WannaCry ini menyerang komputer di 150 negara yang menyebabkan berbagai kerugian bisnis, rumah sakit, dan perusahaan pemerintah.

Data-data yang dicuri ini dienkripsi sehingga kamu tidak dapat mengakses data tersebut. Serangan ke 200 ribu komputer ini baru dapat dihentikan ketika ada peneliti keamanan komputer di Inggris menemukan cara untuk menghentikan serangan. Kerugian akibat WannaCry ditafsir mencapai US$ 4 miliar.

4. ILOVEYOU – Rp216 miliar

Virus ini beredar pada 2000 dengan cara memasukkan file teks yang tidak terlihat berbahaya ke dalam komputer. Virus ini memiliki kedok sebagai surat cinta yang nantinya dapat menyerang kontak email yang kamu miliki. Virus ILOVEYOU diketahui menyerang lebih dari 10 juta komputer.

Virus ini dibuat oleh mahasiswa Filipina bernama Onel de Guzman. Ia membuat virus ini untuk mencuri kata sandi orang lain agar dapat menggunakan berbagai fasilitas di internet dengan gratis. Guzman sendiri tidak tahu jika virus buatannya akan memberikan dampak yang sangat parah.